Potensi Tumbuhan TNGM



  • Add Comments
  • Print
  • Add to Favorites

Hasil survey potensi tumbuhan menunjukkan bahwa di dalam kawasan TN Gunung Merapi ditemukan kurang-lebih 154 jenis tumbuhan. Angka jumlah jenis tumbuhan tersebut cukup tinggi mengingat area pengambilan data adalah wilayah dalam kawasan TN Gunung Merapi pasca erupsi tahun 2010 yang lalu. Kenyataan ini dapat diartikan bahwa meskipun awan panas melanda suatu wilayah, tidak seluruh area terkena dampak dan proses suksesi alam yang berhubungan dengan vegetasi tetap berjalan.

Komposisi jenis tumbuhan pada berbagai tingkat pertumbuhan berbeda-beda. Komposisi jenis tertinggi terdapat pada tingkat pertumbuhan semai dan tumbuhan bawah. Berikut disajikan jumlah jenis yang ditemukan pada berbagai tingkat pertumbuhan pada Gambar 5.

 

Gambar 5. Jumlah Jenis Tumbuhan pada Berbagai Tingkat Pertumbuhan

Jenis-jenis yang ditemukan tidak seluruhnya merupakan tumbuhan khas pegunungan, tetapi ada pula jenis-jenis yang diintroduksi oleh Perum Perhutani, diantaranya adalah Pinus merkusii, Acacia decurens, Erythrina lithosperma. Pasca erupsi, Acacia decurens tumbuh dengan sangat pesat dan dikuatirkan akan mengganggu perkembangan vegetasi lain karena sifatnya yang invasif. Beberapa jenis yang ditemukan diantaranya merupakan jenis yang dibudidayakan manusia sehingga besar kemungkinan terdapat pemukiman atau peladangan didalam kawasan taman nasional ini misalnya Erythrina lithosperma atau dadap.

Jenis tumbuhan bawah yang mendominasi adalah Eupatorium odoratum. Jenis ini merupakan jenis pioner dan bukan merupakan jenis khas pegunungan. Menurut beberapa penelitian tentang inventarisasi tumbuhan di berbagai lahan yang terganggu atau rusak, kerinyu (Eupatorium odoratum) selalu muncul mulai dari dataran rendah dekat pantai hingga dataran tinggi. Dengan demikian, diketahui bahwa jenis ini tergolong jenis pioner di semua tipe lahan.

Terdapat jenis yang termasuk dalam kelompok jenis tumbuhan pegunungan, diantaranya yaitu, Schima wallichii, Cupressus sp., Quercus turbinata, Myrica javanica, Anaphalis longifolia, Habenaria tosariensis, Lespedeza junghuhniana, dan Rhododendron javanicum. Puspa (Schima wallichii) yang merupakan jenis tanaman potensial untuk rehabilitasi ternyata hanya memiliki prosentase kehadiran yang kecil sehingga apabila jenis ini ditetapkan sebagai salah satu jenis yang akan digunakan untuk restorasi maka bibit harus dicari pada areal di luar plot yang masih memiliki tutupan vegetasi relatif utuh. Berikut beberapa jenis tumbuhan yang ditemukan di TN Gunung Merapi dan status konservasinya menurut IUCN. (NPSS)

 

One Comment to “Potensi Tumbuhan TNGM”

  1. arifa says:

    kok belum masuk juga email.ny

Leave a Reply





 

  • Artikel

    Fauna TNGM

    Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi memiliki potensi fauna yang cukup tinggi. Berdasarkan hasil survey yang telah...

    August 5th, 2016 | Read more